Pertumbuhan sektor properti khsususnya gedung perkantoran di Jakarta mengalami peningkatan dan terus melaju hingga kini. Hal tersebut dapat dilihat dengan aktivitas para pengembang membangun proyek-proyek perkantoran baru. Kawasan yang dikembangkan pun mulai meluas. Di Jakarta Selatan khususnya, kawasan Jalan TB Simatupang terlihat aktivitas beberapa pembangunan gedung perkantoran.

Salah satu pengembang yang sedang mengembangkan kawasan itu adalah PT Garama Dhanalaksmi yang membangun gedung perkantoran Sovereign Plaza di kawasan Jalan TB Simatupang.  Dengan biaya investasi sekitar Rp 300 miliar, gedung perkantoran yang menerapkan konsep modern, smart and eco-friendly design ini, dilengkapi dengan fasilitas modern seperti infrastruktur komunikasi serat optik, Wi-Fi cakupan untuk daerah tertentu, CCTV, dan juga helipad di puncak gedung. Didukung dua lapis besmen untuk area parkir, sedangkan tingkat semi besmen diperuntukkan bagi foodcourt dan toko-toko.

Pembangunan gedung perkantoran tersebut, menurut Mayadewi, Presiden Direktur PT Garama Dhanalaksmi, adalah untuk memenuhi kebutuhan ekspansi perusahaan yang membutuhkan ruang kantor di luar central business district (CBD) Jakarta. “Saat ini pamor lahan kantor di luar CBD semakin meningkat. Perusahan tidak lagi mencari kantor di daerah CBD karena berbagai alasan seperti macet, efisiensi, dan aksesibilitas,” jelasnya

Untuk memasarkan gedung ini, pihak Owner menunjuk konsultan properti Tony Eddy Associates.  Tony Eddy mengatakan bahwa perusahaan seperti minyak dan gas, manufaktur, hingga farmasi tidak lagi membidik kawasan CBD sebagai lokasi kantor. Sebab perusahaan lebih mempertimbangkan lokasi yang bisa diakses ke berbagai tujuan dibandingkan mengutamakan gengsi berkantor di CBD.

Sovereign Plaza berdiri di atas tanah seluas 4.295m² dengan luas bangunan ±27.400m², terdiri dari 22 lantai termasuk lantai ground floor dan mezzanine. Bangunan untuk perkantoran ini dijual dengan Rp 17.000.000/m². Saat ini unit yang dijual sudah habis, tapi masih tersedia unit untuk disewa. Ada lima tipe luasan ruang kantor yang dijual, dimulai dari 114m² sampai dengan 801m². Lantai 10 ke bawah dijual sedangkan lantai 10 ke atas disewakan. Lantai 23 yang difungsikan sebagai lounge bangunannya agak mengecil. Area lounge dilengkapi balkon berlantai kayu.

Fasilitas yang disediakan antara lain, akses helipad untuk penghuni gedung, sky lounge & bar, ruang meeting, food court, ATM centre, travel agent, mini market & drug store, banking hall, fine dining restaurants & cafes.

Beberapa kelebihan dari bangunan ini antara lain, dipasarkan dengan sistem strata title baik untuk dijual maupun disewa, berlokasi di area bergengsi dan akses yang mudah untuk ke tol dalam dan luar kota, bebas 3 in 1, sky lounge/gathering yang langsung terhubung dengan helipad di atas gedung, keamanan 24 jam (CCTV security monitoring system), individual AC & power control untuk mendukung waktu kerja yang fleksibel, dan 100% power back up system.


Pelaksanaan pembanguannya diserahkan Owner ke PT Total Bangun Persada Tbk. Proses pembangunan dimulai awal Juli 2010 dan ditargetkan selesai 16 bulan. Menurut Ir V Julius MT, Project Manager PT Total Bangun Persada Tbk, pekerjaan yang langsung ditangani adalah struktur, sedangkan pekerjaan lain kontrak langsung dengan Owner, namun semua pekerjaan di bawah koordinasi kontraktor utama.

Untuk pekerjaan pondasi podium sampai lantai ground floor menggunakan bored pile, sedangkan pondasi untuk tower memakai raft pondation, tidak memakai pondasi dalam dengan mengecor setebal dua meter keliling bangunan. Tanahnya bagus, termasuk tanah kering, dan digali dengan dinding penahan tanah soldier pile.Kedalaman besmen 11,5-12 meter dengan panjang pondasi 18-22 meter.

Pekerjaan struktur yang menarik adalah pondasi raft pondation dengan tebal 2 meter dengan total pengecoran raft 2.800m² beton tanpa terputus sekitar 30 jam non stop. Untuk mempercepat pekerjaan struktur digunakan formwork sistem tableform yang memakai tiga set lantai dengan pekerjaan per lantai dikerjakan 6-7 hari.

Nama: Sovereign Plaza

Lokasi: Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan

Fungsi: Perkantoran

Owner: PT Garama Dhanalaksmi

Marketing: Tony Eddy & Associates

Arsitek: PT Airmas Asri

Kontraktor: PT Total Bangun PersadaTbk

Luas tanah: 4.295m²

Luas bangunan: ±20.000m²

Jumlah lantai: 22 lantai termasuk ground floor dan mezzanine

Basement: 3 lapis

Investasi: Rp 300 miliar

Related posts:

  1. Mix Used Building Sudirman Plaza Complex
  2. Kantor Mandala Multifinance
  3. Multivision Office Tower
  4. Fasad Unik, Jadikan Gedung Kementerian Agama Republik Indonesia Landmark Kawasan Jalan Thamrin Jakarta
  5. Bakrie Tower: Ikon Baru Gedung Pencakar Langit di Jakarta Dengan Konsep ‘Twisting’ and Interlocking Building